
SpesialOlahraga,- Persija Jakarta meraih kemenangan penting saat menjamu PSM Makassar pada pekan ke-22 BRI Super League 2025/2026. Dalam pertandingan yang berlangsung di Jakarta International Stadium, Jumat (20/2) malam WIB, Macan Kemayoran menang tipis dengan skor 2-1.
Laga berjalan ketat sejak menit awal hingga peluit panjang dibunyikan. Dua gol kemenangan Persija dicetak oleh Alaaeddine Ajaraie dan Maxwell Souza, sementara PSM sempat memberikan perlawanan melalui gol Sheriddin Boboev.
Tambahan tiga poin ini membuat Persija naik ke posisi kedua klasemen sementara dengan koleksi 47 poin, menyamai perolehan Persib di papan atas. Sebaliknya, PSM harus puas tertahan di peringkat ke-13 dengan 23 angka.
Duel Ketat Sejak Awal
Bermain di hadapan pendukung sendiri, Persija langsung mengambil inisiatif serangan. Tempo pertandingan sudah tinggi sejak babak pertama dimulai. PSM yang datang dengan motivasi mencuri poin juga tampil disiplin dan tidak membiarkan tuan rumah leluasa mengembangkan permainan.
Persija mencoba menekan lewat pergerakan cepat di sisi sayap dan kombinasi umpan pendek di area tengah. Sementara itu, PSM lebih banyak mengandalkan serangan balik cepat yang mengincar celah di lini pertahanan tuan rumah.
Atmosfer di Jakarta International Stadium turut menambah tensi pertandingan. Sorakan suporter membuat laga terasa semakin panas, terutama saat kedua tim terlibat duel-duel keras di lini tengah.
Gol Pembuka dari Ajaraie
Kebuntuan akhirnya pecah lewat aksi Alaaeddine Ajaraie. Pemain tersebut berhasil memanfaatkan peluang di kotak penalti untuk membawa Persija unggul lebih dulu. Gol tersebut disambut gegap gempita suporter yang memadati stadion.
Keunggulan itu membuat Persija semakin percaya diri. Namun, PSM tidak tinggal diam. Tim tamu meningkatkan intensitas serangan dan mencoba mencari celah untuk menyamakan kedudukan sebelum turun minum.
Babak pertama ditutup dengan keunggulan tipis Persija, namun jalannya pertandingan menunjukkan bahwa laga masih jauh dari kata selesai.
PSM Bangkit Lewat Boboev
Memasuki babak kedua, PSM tampil lebih agresif. Tekanan yang mereka bangun akhirnya membuahkan hasil. Sheriddin Boboev sukses mencetak gol penyama kedudukan setelah memanfaatkan situasi di depan gawang Persija.
Gol tersebut membuat pertandingan kembali terbuka. Skor 1-1 memaksa kedua tim meningkatkan tempo permainan. Persija tak ingin kehilangan momentum di kandang sendiri, sementara PSM melihat peluang untuk mencuri poin.
Laga pun semakin menegangkan. Kedua tim silih berganti melakukan serangan. Beberapa peluang tercipta, namun penyelesaian akhir dan ketangguhan lini pertahanan membuat skor tetap imbang untuk sementara waktu.
Gol Dramatis Maxwell Souza
Ketika pertandingan tampak akan berakhir imbang, Maxwell Souza muncul sebagai penentu kemenangan. Gol yang dicetaknya menjadi momen krusial yang mengubah jalannya laga.
Gol tersebut lahir di fase akhir pertandingan, saat tensi dan tekanan berada di puncaknya. Maxwell Souza memanfaatkan peluang dengan baik dan memastikan bola bersarang ke gawang PSM.
Sorak sorai pendukung Persija kembali menggema di stadion. Gol dramatis itu sekaligus memastikan tiga poin tetap berada di Jakarta.
PSM mencoba merespons di sisa waktu yang ada, namun hingga peluit panjang dibunyikan, skor 2-1 untuk keunggulan Persija tidak berubah.
Dampak di Klasemen
Kemenangan ini memiliki arti penting bagi Persija dalam persaingan papan atas. Tambahan tiga poin membuat mereka mengoleksi 47 angka dan naik ke peringkat kedua klasemen sementara.
Jumlah poin tersebut menyamai raihan Persib, yang juga bersaing ketat dalam perebutan posisi teratas. Persaingan di papan atas pun semakin sengit memasuki fase-fase krusial musim ini.
Bagi PSM, hasil ini menjadi pukulan tersendiri. Dengan 23 poin, mereka masih tertahan di posisi ke-13. Posisi tersebut belum sepenuhnya aman, sehingga PSM perlu segera bangkit pada laga-laga berikutnya untuk menjauh dari tekanan di papan bawah.
Evaluasi dan Momentum
Bagi Persija, kemenangan ini tidak hanya soal tambahan poin, tetapi juga soal momentum. Mengalahkan tim sekelas PSM dalam laga ketat menunjukkan mentalitas dan daya juang tim.
Namun demikian, masih ada catatan yang perlu diperbaiki, terutama dalam menjaga konsistensi permainan setelah unggul. Gol balasan PSM menunjukkan adanya celah yang bisa dimanfaatkan lawan.
Sementara itu, PSM sebenarnya menunjukkan perlawanan yang tidak bisa diremehkan. Mereka mampu menyamakan kedudukan dan membuat tuan rumah bekerja keras hingga menit akhir. Hanya saja, konsentrasi di momen krusial menjadi faktor penentu kekalahan mereka.
Persaingan Kian Panas
Memasuki pekan-pekan akhir kompetisi, setiap pertandingan menjadi sangat menentukan. Selisih poin yang tipis di papan atas membuat satu kemenangan dapat mengubah posisi klasemen secara signifikan.
Persija kini berada dalam posisi strategis untuk terus menekan rival-rivalnya. Namun, konsistensi akan menjadi kunci jika mereka ingin mempertahankan posisi dan bahkan menembus puncak klasemen.
Di sisi lain, PSM harus segera menemukan formula terbaik untuk kembali ke jalur kemenangan. Dengan kompetisi yang semakin ketat, kehilangan poin dapat berdampak besar terhadap posisi akhir mereka.
Pertandingan di Jakarta International Stadium ini menjadi bukti bahwa kompetisi musim 2025/2026 berjalan sengit dan penuh drama. Gol dramatis di menit-menit akhir bukan hanya menjadi penentu hasil, tetapi juga mempertegas bahwa setiap detik di lapangan memiliki arti penting.