
SpesialOlahraga,- Harapan Timnas Vietnam U-23 untuk melangkah ke partai puncak Piala Asia U-23 2026 harus berakhir dengan kekecewaan. Langkah mereka terhenti di babak semifinal setelah takluk dari Timnas China U-23 dengan skor telak 0-3.
Pertandingan semifinal tersebut digelar di Prince Abdullah Al Faisal Stadium, Jeddah, pada Selasa (20/1/2026) malam WIB. Laga ini menjadi titik antiklimaks perjalanan Vietnam yang sebelumnya tampil cukup menjanjikan sepanjang turnamen.
Babak Pertama Berjalan Ketat
Sejak peluit awal dibunyikan, kedua tim tampil dengan pendekatan hati-hati. Vietnam U-23 dan China U-23 sama-sama berusaha menjaga keseimbangan permainan, terutama di lini tengah.
Vietnam mencoba membangun serangan secara perlahan dengan mengandalkan penguasaan bola, sementara China memilih bermain lebih disiplin dan menunggu celah untuk melakukan serangan balik.
Hingga 45 menit pertama berakhir, tidak ada gol yang tercipta. Kedua tim sama-sama kesulitan menembus pertahanan lawan, membuat skor tetap bertahan 0-0 saat turun minum.
China Mengamuk di Babak Kedua
Situasi berubah drastis di babak kedua. Timnas China U-23 tampil lebih agresif dan efektif dalam memanfaatkan peluang. Tekanan yang mereka bangun sejak awal paruh kedua langsung membuahkan hasil.
Gol pembuka China tercipta pada menit ke-47 melalui Peng Xiao. Gol cepat tersebut membuat permainan Vietnam mulai kehilangan ritme dan kepercayaan diri.
Hanya berselang lima menit, gawang Vietnam kembali kebobolan. Kali ini giliran Xiang Yuwang yang mencatatkan namanya di papan skor pada menit ke-52, menggandakan keunggulan China menjadi 2-0.
Tertinggal dua gol membuat Vietnam U-23 berusaha keluar menyerang. Namun, upaya tersebut justru membuka ruang di lini belakang yang mampu dimanfaatkan China dengan baik.
Gol Penutup di Pengujung Laga
Saat Vietnam berusaha mengejar ketertinggalan, China justru memastikan kemenangan mereka di penghujung pertandingan. Wang Yudong mencetak gol ketiga pada menit kedelapan injury time babak kedua.
Gol tersebut sekaligus menutup laga dengan skor 3-0 dan memastikan langkah China U-23 ke partai final Piala Asia U-23 2026.
Vietnam Kehilangan Momentum
Kekalahan ini terasa pahit bagi Vietnam U-23. Setelah mampu bertahan dengan baik di babak pertama, mereka justru kehilangan momentum di awal babak kedua.
Ketidakmampuan merespons gol cepat China membuat permainan Vietnam semakin tertekan. Transisi bertahan yang kurang rapi menjadi salah satu faktor yang dimanfaatkan China untuk mencetak gol tambahan.
Tim asuhan Kim Sang-sik terlihat kesulitan bangkit setelah kebobolan dua gol dalam waktu singkat. Upaya menyerang yang dilakukan tidak berjalan efektif dan justru membuat pertahanan semakin terbuka.
Antiklimaks Perjalanan Vietnam
Hasil ini menjadi antiklimaks bagi Vietnam U-23 yang datang ke Piala Asia U-23 2026 dengan ambisi besar. Perjalanan mereka harus terhenti satu langkah sebelum final, meskipun sempat menunjukkan potensi untuk bersaing di level tertinggi.
Kekalahan telak di semifinal juga menjadi evaluasi penting bagi Vietnam, terutama dalam menjaga konsistensi permainan sepanjang 90 menit.
China Tampil Efektif dan Klinis
Sebaliknya, China U-23 tampil sangat efektif di babak kedua. Mereka mampu memaksimalkan peluang dan menunjukkan ketajaman yang menjadi pembeda dalam pertandingan ini.
Dengan kemenangan meyakinkan tersebut, China U-23 berhak melaju ke final dan menjaga asa meraih gelar juara Piala Asia U-23 2026.