
SpesialGosip,- Sebuah kejadian tak biasa terjadi di Desa Pucuksari, Kecamatan Weleri, Kabupaten Kendal. Seorang calon pengantin wanita berinisial V dikabarkan menghilang hanya beberapa jam sebelum prosesi akad nikah berlangsung. Lebih mengejutkan lagi, V diduga kabur bersama mantan pacarnya.
Insiden ini terungkap melalui unggahan akun TikTok @kentoscbaudio pada Kamis, 6 November 2025, yang merupakan kru vendor pernikahan yang menangani acara tersebut. Video itu kemudian viral di TikTok dan beberapa platform sosial media, termasuk Instagram dan Facebook, hingga masuk ke sejumlah forum berita lokal.
Gelagat Aneh Mulai Terlihat Sejak Sore Hari
Menurut keterangan tim vendor, calon pengantin wanita mulai menunjukkan sikap tidak biasa sejak sore hari sebelum akad nikah.
“Tiba-tiba calon pengantin meminta perubahan warna bunga dekorasi, padahal desain sudah final,” ungkap kru vendor dalam videonya.
Perubahan mendadak tersebut membuat tim dekorasi harus bekerja ekstra hingga larut malam. Mereka bahkan mengaku tidak tidur demi memastikan permintaan calon mempelai terpenuhi.
Hilang Mendadak Saat Tengah Malam
Sekitar pukul 00.00 WIB, saat seluruh vendor masih melakukan finishing dekorasi, V terlihat mondar-mandir sambil membawa tas kecil dan sesekali menatap layar ponsel. Beberapa saksi mengaku melihat gelagat gelisah pada dirinya.
Tak lama kemudian, V keluar dari lokasi acara, berpamitan sebentar tanpa menjelaskan ke mana ia pergi. Sejak saat itu, ia tidak pernah kembali.
Pihak keluarga calon pengantin pria, panitia, dan vendor langsung melakukan pencarian, namun hasilnya nihil hingga pagi hari.
Diduga Kabur Bersama Mantan Kekasih
Berdasarkan informasi yang berkembang dan keterangan dari pihak vendor acara, V diduga kabur dengan mantan pacarnya. Dugaan ini semakin kuat setelah salah satu keluarga menemukan bukti komunikasi antara V dan mantan pacarnya melalui pesan ponsel sebelum kejadian.
Hingga berita ini ditulis, belum ada konfirmasi resmi dari pihak keluarga, baik dari pihak V maupun calon pengantin pria.
Namun, sumber internal menyebutkan bahwa keluarga kedua belah pihak mengalami kerugian materi dan mental yang cukup besar, karena persiapan pernikahan sudah 100% selesai—undangan sudah disebar, vendor sudah dibayar, dan acara tinggal hitungan jam.
Reaksi Publik dan Viral di Media Sosial
Tagar seperti #pengantinkabur, #Kendal, dan #mantankehadirankembali ramai di lini masa. Banyak warganet yang ikut berkomentar:
- “Kalau belum siap, bicarakan baik-baik, jangan kabur tengah malam.”
- “Vendor yang paling kasihan, kerja sampai begadang tapi pengantinnya hilang.”
Sementara itu, tidak sedikit yang memberikan pandangan bahwa V mungkin mengalami tekanan menjelang pernikahan (wedding anxiety).
Pihak KUA dan Pemerintah Desa Angkat Bicara
Menurut informasi yang beredar melalui perangkat desa setempat, pernikahan akhirnya dibatalkan secara mendadak keesokan paginya karena mempelai wanita tidak ditemukan.
“Pihak keluarga menghubungi kami pagi hari untuk membatalkan akad nikah karena mempelai perempuan tidak ada di lokasi,” ujar salah seorang perangkat desa yang enggan disebutkan namanya.
Hingga kini, V belum diketahui keberadaannya, sementara pihak keluarga menutup rapat informasi terkait penyebab ia kabur.
Pelajaran Berharga dari Kasus Ini
Psikolog pernikahan di berbagai media menilai kasus seperti ini semakin sering terjadi akibat tekanan mental, pernikahan yang dipaksakan, atau masih adanya hubungan emosional dengan orang lain.
Komunikasi sebelum menikah menjadi poin penting.
Kesimpulan
Kasus calon pengantin kabur menjelang akad nikah di Kendal ini menunjukkan bahwa:
- Pernikahan bukan hanya soal acara, tetapi kesiapan mental kedua pihak.
- Kejujuran lebih baik daripada memaksakan pernikahan yang tidak diinginkan.
Hingga kini, pihak keluarga dan vendor masih menunggu kejelasan, sementara publik terus memantau perkembangan kasus yang telah viral ini.