
SpesialGosip,- Sebuah insiden menegangkan dialami selebritas sekaligus pengusaha Raffi Ahmad saat menaiki helikopter di wilayah Bali Utara. Helikopter yang ditumpanginya dilaporkan sempat mengalami gangguan penerbangan akibat cuaca buruk, hingga nyaris mengalami kecelakaan.
Peristiwa tersebut diungkap oleh manajer Raffi Ahmad, Prio Bagja Anugrah, melalui unggahan di media sosial pada Jumat (16/1). Dalam keterangannya, Prio menyebut kondisi cuaca ekstrem menjadi faktor utama yang membuat situasi penerbangan berubah menjadi menegangkan.
Raffi Ahmad diketahui berada dalam helikopter tersebut bersama pengusaha asal Bali, Gusti Ngurah Anom, yang lebih dikenal dengan nama Ajik Krisna.
Helikopter Diterpa Angin Kencang dan Kabut Tebal
Dalam video yang dibagikan Prio, terlihat cuplikan situasi dari dalam dan luar helikopter. Rekaman tersebut memperlihatkan helikopter menghadapi terpaan angin kencang yang membuat pergerakannya tidak stabil.
Helikopter tampak oleng dan kesulitan mempertahankan ketinggian. Dalam beberapa momen, pesawat udara tersebut terlihat terbang rendah, mendekati area persawahan di Bali Utara. Kondisi ini memicu kekhawatiran, baik dari penumpang di dalam helikopter maupun warga yang berada di sekitar lokasi.
Selain angin kencang, kabut tebal juga disebut menjadi tantangan besar bagi pilot dalam mengendalikan helikopter dan menentukan jalur penerbangan yang aman.
Warga Sempat Panik
Video lain yang berasal dari warga setempat turut memperlihatkan situasi di darat. Dalam rekaman tersebut, terdengar suara warga yang tampak cemas melihat helikopter terbang rendah dan sempat oleng.
Beberapa warga bahkan terlihat berlarian menjauh dari area persawahan karena khawatir helikopter akan jatuh. Momen tersebut semakin menambah ketegangan suasana, mengingat posisi helikopter yang dinilai cukup dekat dengan permukiman dan lahan pertanian.
Situasi ini berlangsung selama beberapa waktu hingga akhirnya helikopter perlahan mampu kembali naik ke ketinggian yang lebih aman.
Pilot Berhasil Menguasai Situasi
Setelah berjuang menghadapi cuaca buruk, pilot helikopter akhirnya berhasil membawa pesawat keluar dari area kabut tebal. Helikopter kemudian melanjutkan penerbangan hingga mendarat dengan selamat.
Keberhasilan pilot mengendalikan situasi mendapat apresiasi dari seluruh rombongan. Prio secara khusus menyampaikan rasa terima kasih kepada pilot yang tetap berupaya maksimal di tengah kondisi cuaca yang tidak bersahabat.
“Terima kasih Pak Pilot yang terus berusaha keluar dari kabut yang tebal dan bisa membawa kami pulang,” tulis Prio dalam unggahannya.
Raffi Ahmad Disebut Tetap Tenang
Dalam keterangannya, Prio juga menyebut Raffi Ahmad berperan besar dalam menenangkan suasana di dalam helikopter. Di tengah kondisi darurat, Raffi dinilai mampu menjaga ketenangan dan memberikan energi positif kepada seluruh rombongan.
“Terima kasih juga Aa Bos selalu memberikan energi positif dan menenangkan kami semua,” lanjut Prio, sembari menandai akun Raffi Ahmad.
Sikap tenang tersebut disebut membantu menjaga kondisi psikologis para penumpang, sehingga tidak terjadi kepanikan berlebihan di dalam helikopter.
Ungkapan Syukur atas Keselamatan
Usai insiden tersebut, Prio mengungkapkan rasa syukur atas keselamatan seluruh penumpang. Ia menegaskan bahwa kejadian ini menjadi pengingat pentingnya tetap tenang dan berserah diri dalam kondisi apa pun.
“Alhamdulillah Allah masih berikan kami keselamatan. Tetap tenang dalam kondisi apa pun. Berusaha, berserah, dan berpasrah,” tulisnya.
Ia juga mengungkapkan bahwa dari dalam helikopter, rombongan sempat merasa pasrah, terlebih saat melihat warga di bawah yang berlarian karena helikopter terbang sangat rendah.
Tidak Ada Korban Jiwa
Dalam peristiwa tersebut, tidak dilaporkan adanya korban jiwa maupun luka-luka. Helikopter berhasil melanjutkan penerbangan dan mendarat dengan selamat setelah melewati area cuaca buruk.
Hingga kini, belum ada keterangan lanjutan terkait evaluasi teknis atau prosedur penerbangan dari pihak operator helikopter. Namun, insiden ini menjadi sorotan publik setelah video detik-detik menegangkan tersebut beredar luas di media sosial.
Peristiwa ini sekaligus menjadi pengingat akan risiko penerbangan udara, khususnya helikopter, yang sangat bergantung pada kondisi cuaca dan visibilitas.